{"id":4981,"date":"2024-08-21T08:53:27","date_gmt":"2024-08-21T01:53:27","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/?p=4981"},"modified":"2024-08-21T08:53:27","modified_gmt":"2024-08-21T01:53:27","slug":"kota-lama-semarang","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/","title":{"rendered":"Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"has-text-align-center wp-block-heading\">Kota Lama Semarang<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berencana untuk berlibur ke Semarang?  Tripcetera akan membagikan tips berwisata di ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini, yaitu wisata di kota lama Semarang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Semarang mungkin tak sepopuler Malang atau Jogja sebagai destinasi wisata, tetapi jangan pandang sebelah mata duluan. Ternyata kota ini merupakan pilihan yang tak kalah menggiurkan untuk dijelajahi.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/z7w08GWs9OsxMjN6-hY4BlVDlSmk6YdGoXQ_RPKrshNqWqEOcFLgHg23mpYr9CGEA9_X71wm064xrTzwrkoCM31_T0mEFhBYdQipVMzO128Qi9x86NYdcNnx9hSASNgUpHV8iaff\" alt=\"Kota lama semarang\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em> Photo by @pandu_i via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-center wp-block-heading\">Spot Instagramable Kota Lama Semarang<\/h3>\n\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak hanya wisata alam seperti pantai dan gunung, sudut-sudut kota Semarang juga patut dikelilingi. Kamu bisa bersafari menuju masjid, gereja, hingga kompleks bangunan tua di Kota Lama Semarang. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mirip seperti Kota Tua di Jakarta, Kota Lama seolah menjadi mesin waktu yang akan membawa kembali ke masa lampau dan menjadi salah satu tempat<a href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wisata-semarang\/\"> wisata di Semarang<\/a> yang wajib Anda kunjungi. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu saja, spot instagramable di Kota Lama pun tersebar di beberapa spot. Berikut ini adalah 13 spot yang harus menjadi latar konten media sosial karena keunikan dan keistimewaan bangunannya di Kota Lama.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"related-box wp-block-paragraph\">Anda juga bisa mengunjungi wisata hits kekinian saat sedang di Semarang yaitu <a href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/dusun-semilir-semarang\/\">Dusun Semilir Semarang<\/a> tak jauh dari Kota Lama.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Gereja Blenduk<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/EukMcqAT7qjvXlIvajthxGW2Cb75Y6gVnghlmgUx6HFzAz0isyG3mpK5-Dp3w2a65xcRQ-b_-LohZfKMIqeAg4Aywjmj1lqE-PrJ3PGMuApEBodP8gd5WeRuzkOQmXUm2a9NtszQ\" alt=\"gereja blenduk kota lama semarang\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em> Photo by @12sholaa_ via Instagram&nbsp; <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Rumah ibadah ini menjadi spot terpopuler di Kota Lama karena merupakan gereja tertua di Jawa Tengah. Gereja yang dulunya bernama Nederlandsche Indische Kerk atau Gereja Protestan Indonesia Barat Immanuel ini dibangun pada 1753, Gereja Blenduk merupakan gereja tertua yang berada di Jawa Tengah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/wGKKBXD1BdjK1HMtC8DPYzyLq-fc1AndLTMw2lTApZtGgU4OiUH8uN1oHSjjYSyKeuyIr1XOt_NuG-U0kfz34aERbkPJqh_pw7a15aq1aiL7R7lPjQ1c3M_Vjwx1DqBI4JVjLjc3\" alt=\"Gereja blenduk - kota tua semarang\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em> Photo by @aqilshidiq via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nama Blenduk berasal dari bentuk kubah gereja yang berbentuk cembung atau dalam bahasa Jawa disebut dengan mblenduk. Renovasi gereja memang beberapa kali dilakukan pada 1787 dan 1894. Sebelumnya, bentuk bangunan Gereja Blenduk mirip dengan rumah khas Jawa, yaitu Joglo. Akan tetapi, perubahan bentuk gereja tetap mempertahankan keagungan bangunan ini.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Taman Srigunting<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img width=\"864\" height=\"627\" src=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/image.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7544\" srcset=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/image.png 864w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/image-300x218.png 300w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/image-768x557.png 768w\" sizes=\"(max-width: 864px) 100vw, 864px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Taman ini berlokasi tepat di sebelah Gereja Blenduk. Saking terkenalnya, taman ini menjadi salah satu landmark di kawasan Kota Lama. Pada masa pemerintahan Belanda, Taman Srigunting dimanfaatkan sebagai panggung parade. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kini, taman terbuka yang sejuk ini kerap dijadikan sebagai tempat nongkrong atau hang out bersama teman ataupun keluarga. Karena lokasinya di sebelah gereja tua, berfoto di sini pun tampak lebih menarik.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Pasar Klitikan<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/Z3UQv2d82-q_izWa_xRYpoGW4oZKNlj0VyuR9y61OJ1RM3QGu-2D_VQLMWFJG6SoGk9Yzht8gbE1OQAlAm4neRssJUYAsLQd-8ekFf6tbuoopuyAr6Gau1ojeIaQWkSitmcajSGY\" alt=\"pasar klithikan kota tua semarang\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em> Photo by @epinsalim via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak jauh dari Taman Srigunting, jangan sampai melewatkan Pasar Klitikan. Letaknya berada di sebelah taman, jadi tidak perlu berjalan jauh. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di pasar ini, pengunjung bisa berburu barang antik yang masih terawat dengan baik. Mulai dari uang kuno, panci, rantang, lampu, setrika, dan asbak dapat kamu temukan di sini. Buat yang suka konten vintage, Pasar Klitikan adalah tempat paling tepat di Semarang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Spiegel Bar<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/efJ6glgCP84xNkab891wapohm6H-W9TKssNB9HRCJDASSK4waqn-25yiowffHIHApTvVdqF2-R0uxe05-sWIYWummTDZgHL-WYcwp07HcoC-lqeP2KpuVZb0vm4GKhiHrdU4o-6q\" alt=\"spiegel bar semarang\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em> Photo by @handinisafira via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di antara bangunan klasik di Kota Lama, sungguh rugi kalau tidak singgah ke Spiegel Bar. Bangunan bergaya Eropa ini sangat jelas terlihat dari desain eksteriornya. Setelah disulap menjadi tempat nongkrong hits dan kekinian pada 2015 lalu, Speigel Bar akhirnya bangun dari mati surinya karena sempat mangkrak. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak heran sih, karena bangunan ini sudah berusia sekitar 120 tahun. Tapi tenang, tidak seperti Kota Lama Semarang, bangunan ini tidak memiliki kesan horor. Kamu akan merasakan pengalaman dan sensasi seolah sedang hang out di Eropa, deh.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Kampung Seni Padang Rani<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img width=\"970\" height=\"626\" src=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/image-1.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-7545\" srcset=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/image-1.png 970w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/image-1-300x194.png 300w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2021\/04\/image-1-768x496.png 768w\" sizes=\"(max-width: 970px) 100vw, 970px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tak jauh dari lokasi sebelumnya, Kampung Seni Padang Rani berada tepat di antara Spiegel dan Taman Srigunting. Kampung seni ini merupakan Paguyuban Pedagang Barang Seni sehingga tak terpisahkan pula dari Pasar Klitikan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi penggemar barang-barang antik, wajib hukumnya untuk berkunjung ke kampung seni ini. Trademark pasar seni berupa patung semar, tokoh pewayangan, sehingga menjadi spot foto yang selalu diburu oleh pengunjung.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6. Gedung Mandiri Gelatik&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bangunan ini telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya. Walaupun sudah berusia panjang, gedung ini tetap difungsikan sebagai Kantor Bank Mandiri. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berlokasi di Jalan Gelatik, warga setempat kerap menyebutnya dengan Gedung Mandiri Gelatik. Tak berlokasi jauh dari Taman Srigunting, cukup jalan kaki dan kamu akan berada di hadapan gedung ini.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">7. Gedung Marba<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/_SFySjb06Y8kHEukGl333bbYJMdZkSRWUxyvpzwNU1nfbkQAj0l5JTdImrfofLsFjXVE1r1EArMfMYzvaZ2cRK258By43C2DfEEVtO0jceHkcyqTnNIK1-xOSkCG0NgO0and-hOs\" alt=\"gedung marba kota lama semarang\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em> Photo by @gistanabila via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau kamu menemukan bangunan yang cukup eksentrik dengan warna oranye, nah itulah Gedung Marba. Bangunan ini juga termasuk sebagai salah satu bangunan tertua di kawasan Kota lama karena telah berdiri sejak awal abad 19. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gedung dua lantai dengan tebal dinding 20 cm ini memiliki ciri khas berupa material bata, kayu, dan sedikit besi. Hal tersebut menjadikan gaya arsitekturnya cukup berbeda dari gedung peninggalan Belanda pada umumnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">8. Gedung Asuransi Jiwasraya&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/dF4a6wO2v_0QEfnoSNP4EOlxeo0k6zubvGobcgjwMOUD7HgWGLgTqS9PLrU7cELTc0F0k1RUMbrlGDV9yJBFCJ0CjvW6twa80ro2t8J44dla6uoZZzKx2IPTWbGbEH0pq8uqDFby\" alt=\"Gedung Asuransi Jiwasraya  semarang\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em> Photo by @henytinokiki_ via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di gedung manakah lift pertama yang ada di Indonesia? Jawabannya ternyata berada di Kota Lama, Semarang. Tepatnya di dalam Gedung Asuransi Jiwasraya. Bangunan ini memang telah ada sejak masa pendudukan Belanda. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan, arsiteknya berkebangsaan Belanda, yaitu Thomas Kartsen yang juga merancang pembangunan Pasar Johar Semarang. Saat itu, gedung tersebut memang dibangun untuk menjadi kantor asuransi perusahaan Belanda.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">9. Old City 3D Art Museum&nbsp;<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/wQHevx5U3Vbt2V9m4ZttHpsr9iwz8pwgAvRUCaCoWMqRhukCYmT8O5nu0jg0sfr1uSJ1IxJXBXcD6lqc1JYqgPjinkg0TkwSRRIN10Z1uD1le-TioKFHWoznu2H6GKUV2J7ZcQUX\" alt=\"Old City 3D Art Museum semarang\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em> Photo by @diinydh via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan hanya bangunan kuno, kawasan Kota Lama juga memiliki museum yang sangat menarik untuk dikunjungi. Yaitu Old City 3D Art Museum. Konsep museum ini cukup kontras dengan kawasan yang didominasi oleh bangunan kuno. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Soalnya, museum ini telah mendapatkan sentuhan modern. Berada di dalam museum, pengunjung akan merasakan pengalaman seperti menjelajahi Trick Eye Museum di Singapura. Tema fotonya pun beragam, seperti jalan-jalan ke luar negeri, kondisi berbahaya, dan berfoto dengan tokoh terkenal. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kamu pun bisa menyewa jasa profesional dari staf Old City 3D Art Museum untuk memotret dengan hasil yang terjamin keren.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/sfj8SmRpHFS39GpoHmBbwJxz0fq7ckeIqUvMaqnZmIgknyV2Ww4--Oc1Vp-QIv4v9AxKUXUJ4UH8Pz-cFL5DRvdy-UHR1L6nsvmPXLFaWsgyR9QQy9pp5K7IV2ByxbcQBVVqVmaU\" alt=\"Old City 3D Art Museum \"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em> Photo by @faridaanadilla via Instagram<\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">10. Semarang Contemporary Art Gallery<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/dZVdVSUFExkzNcNeLmI25F3cYAQh1T1w6mcyEHkQKnux1FTgnbTiTNMwrsYbLvSziZEbuSngwidcF3WOZpAjWbvlHAyf9YLFVeGuFlEr2CuMdxRxnNxjl4U_B64rrIkdVwNdSMEZ\" alt=\"Semarang Contemporary Art Gallery\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em> Photo by @fdrzaiya via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kawasan lain yang tak boleh dilewatkan untuk dikunjungi di Kota Lama adalah Semarang Contemporary Art Gallery. Galeri seni ini memamerkan puluhan karya seni berbagai bentuk, seperti lukisan, foto, patung, kriya, dan karya seni rupa lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Arsitektur galeri ini terinspirasi dari gaya kolonial dan berada di sisi belakang Taman Srigunting. Ingin berfoto dengan latar galeri seni dan beragam karyanya? Tidak usah cemas, pengunjung cukup merogoh kocek untuk tiket masuk galeri senilai Rp10.000 saja. Sangat terjangkau, deh.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">11. Akar Raksasa<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain museum dan galeri seni, pengunjung Kota Lama bisa mendatangi spot instagenik yang begitu terkenal, Akar Raksasa. Dinamakan akar raksasa karena terdapat akar pohon yang merambat dari tanah hingga ke dinding. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bahkan, akar tersebut turut menyangga dinding rumah hingga tetap berdiri kokoh. Sebelum menjadi spot destinasi wisata populer, ternyata area ini menjadi lokasi sabung ayam bagi masyarakat setempat. Beruntung deh, bekas kawasan kumuh ini telah disulap menjadi daerah yang indah dikunjungi.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">12. Polder Tawang<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/82N9MpEmR93fTU1NTInivYtv5EihqgfeWT0dEDfwSLXGxQvkMXVldgMroQbmXaJYNdTwyCfqNKazrJUs5FAUroQVrxVpef926bSQHP8Ij5lTpPd9uxzl7mHqua37KbO0JUQktgFw\" alt=\"Polder Tawang Semarang\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><em> Photo by @dindaaningrum via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Area ini merupakan pilihan yang cukup antii mainstream di kawasan Kota Lama. Soalnya, kolam retensi bernama Polder Tawang ini difungsikan untuk mengontrol permukaan air di Kota Lama. Uniknya, spot kolam ini kerap dijadikan sebagai destinasi memancing dan aktivitas olahraga. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Saat sore hari, banyak pengunjung datang ke kawasan ini untuk jogging. Letaknya yang berada di depan Stasiun Tawang menjadikan Polder Tawang lebih instagramable sebagai latar berfoto.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">13. Jalanan Kota Lama<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tentu saja, tanpa perlu masuk ke dalam gedung-gedung tua, jalanan di kawasan Kota Lama Semarang sangat memikat bagi penggila konten. Bangunan di sisi kiri dan kanan jalan menjadi penghias foto yang apik. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Apalagi, sejumlah gedung kuno telah disulap menjadi kafe atau destinasi wisata lainnya. Aksesoris jalan berupa lampu kuno juga menghadirkan suasana masa lampau di sepanjang jalan. Untuk menambah kesan jawa, terdapat pula bola-bola berhiaskan lukisan batik. Sangat menarik, kan?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Makin tertarik untuk berkunjung? Kamu tidak sendirian, kok. Banyak pengunjung yang sengaja datang demi bisa mendapatkan hasil foto maksimal untuk foto majalah, pre wedding, album kelulusan, hingga sekadar selfie ria. Kalau sudah tak sabar, buruan pesan tiket pesawat murah ke Semarang yang hanya bisa kamu dapatkan di <a href=\"https:\/\/www.tripcetera.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\" (opens in a new tab)\">Tripcetera<\/a>, ya. <\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-style-large is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dapatkan <a href=\"https:\/\/www.tripcetera.com\/id\/hotel\/semarang\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">hotel terbaik di semarang<\/a> dekat dengan Kota Lama sebagai tempat menginap ketika menjelajahi kota lama semarang<\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-center kksr-valign-bottom kksr-disabled\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;center&quot;,&quot;id&quot;:&quot;4981&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;1&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;115&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;4.9&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;4&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Rate this post&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;4.9\\\/5 - (115 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;24&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua&quot;,&quot;width&quot;:&quot;135.2&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 135.2px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 19.2px;\">\n            4.9\/5 - (115 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kota Lama Semarang Berencana untuk berlibur ke Semarang? Tripcetera akan membagikan tips berwisata di ibu kota Provinsi Jawa Tengah ini, yaitu wisata di kota lama Semarang. Semarang mungkin tak sepopuler Malang atau Jogja sebagai destinasi wisata, tetapi jangan pandang sebelah mata duluan. Ternyata kota ini merupakan pilihan yang tak kalah menggiurkan untuk dijelajahi. Spot Instagramable<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4985,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"inline_featured_image":false,"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","footnotes":""},"categories":[27],"tags":[367,133,366,222],"class_list":["post-4981","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-travel","tag-hotel-di-semarang","tag-jawa-tengah","tag-kota-lama-semarang","tag-semarang"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\r\n<title>Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua<\/title>\r\n<meta name=\"description\" content=\"Mirip seperti Kota Tua di Jakarta, Kota Lama semarang seolah menjadi mesin waktu yang akan membawa kembali ke masa lampau.\" \/>\r\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\r\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\r\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\r\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua\" \/>\r\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mirip seperti Kota Tua di Jakarta, Kota Lama semarang seolah menjadi mesin waktu yang akan membawa kembali ke masa lampau.\" \/>\r\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Tripcetera\" \/>\r\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-21T01:53:27+00:00\" \/>\r\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/kota-lama-semarang.jpg\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1350\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\r\n<meta name=\"author\" content=\"Tripcetera\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tripcetera\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"10 menit\" \/>\r\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tripcetera\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69\"},\"headline\":\"Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua\",\"datePublished\":\"2024-08-21T01:53:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/\"},\"wordCount\":1238,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/kota-lama-semarang.jpg\",\"keywords\":[\"hotel di semarang\",\"jawa tengah\",\"kota lama semarang\",\"semarang\"],\"articleSection\":[\"Travel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/\",\"name\":\"Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/kota-lama-semarang.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-21T01:53:27+00:00\",\"description\":\"Mirip seperti Kota Tua di Jakarta, Kota Lama semarang seolah menjadi mesin waktu yang akan membawa kembali ke masa lampau.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/kota-lama-semarang.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/10\\\/kota-lama-semarang.jpg\",\"width\":1080,\"height\":1350,\"caption\":\"kota lama semarang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/kota-lama-semarang\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Tripcetera\",\"description\":\"Blog Traveling dan Panduan Wisata Terbaik [year]\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Tripcetera\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/logo-tripcetera-e1553486932792.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/logo-tripcetera-e1553486932792.png\",\"width\":202,\"height\":49,\"caption\":\"Tripcetera\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69\",\"name\":\"Tripcetera\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tripcetera\"}}]}<\/script>\r\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua","description":"Mirip seperti Kota Tua di Jakarta, Kota Lama semarang seolah menjadi mesin waktu yang akan membawa kembali ke masa lampau.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua","og_description":"Mirip seperti Kota Tua di Jakarta, Kota Lama semarang seolah menjadi mesin waktu yang akan membawa kembali ke masa lampau.","og_url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/","og_site_name":"Tripcetera","article_published_time":"2024-08-21T01:53:27+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":1350,"url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/kota-lama-semarang.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Tripcetera","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Tripcetera","Estimasi waktu membaca":"10 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/"},"author":{"name":"Tripcetera","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/person\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69"},"headline":"Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua","datePublished":"2024-08-21T01:53:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/"},"wordCount":1238,"publisher":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/kota-lama-semarang.jpg","keywords":["hotel di semarang","jawa tengah","kota lama semarang","semarang"],"articleSection":["Travel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/","name":"Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/kota-lama-semarang.jpg","datePublished":"2024-08-21T01:53:27+00:00","description":"Mirip seperti Kota Tua di Jakarta, Kota Lama semarang seolah menjadi mesin waktu yang akan membawa kembali ke masa lampau.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/#primaryimage","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/kota-lama-semarang.jpg","contentUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/10\/kota-lama-semarang.jpg","width":1080,"height":1350,"caption":"kota lama semarang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/kota-lama-semarang\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kota Lama Semarang, Wisata Masa Lampau di Kota Tua"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#website","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/","name":"Tripcetera","description":"Blog Traveling dan Panduan Wisata Terbaik [year]","publisher":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#organization","name":"Tripcetera","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/logo-tripcetera-e1553486932792.png","contentUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/logo-tripcetera-e1553486932792.png","width":202,"height":49,"caption":"Tripcetera"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/person\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69","name":"Tripcetera","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tripcetera"}}]}},"modified_by":"Tripcetera","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4981","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4981"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4981\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8208,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4981\/revisions\/8208"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4985"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4981"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4981"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4981"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}