{"id":4261,"date":"2024-08-21T08:53:54","date_gmt":"2024-08-21T01:53:54","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/?p=4261"},"modified":"2024-08-21T08:53:54","modified_gmt":"2024-08-21T01:53:54","slug":"gunung-patah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/","title":{"rendered":"Gunung Patah &#8211; Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"has-text-align-center wp-block-heading\">Gunung Patah<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Barangkali tak banyak yang tahu kalau Bengkulu memiliki gunung yang masih diliputi dengan banyak misteri. Kebanyakan mungkin lebih kenal Gunung Berapi Bukit Kaba yang terletak di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. Gunung yang kerap menjadi wahana pendakian bagi pencinta alam tersebut memiliki ketinggian sekitar 1.938 meter di atas permukaan laut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, kamu tidak boleh mengabaikan gunung tertinggi yang ada di Bumi Raflessia. Gunung tersebut adalah Gunung Patah dengan tinggi 2.817 meter di atas permukaan laut. Tak kalah dengan Bukit Kaba, gunung yang berada di garis perbatasan Provinsi Bengkulu dan Sumatera Selatan menarik untuk ditelusuri. Apalagi lokasinya tepat di dalam kawasan hutan lindung Raje Mendare yang merupakan sumber mata air bagi dua provinsi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-center wp-block-heading\">Fakta dan Mitos Gunung Patah<\/h3>\n\n\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">1. Gunung Perawan yang Sulit Didaki<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/vAeWS3rGCjtYn9PvXmWzmOl-7Fb73Btv3pIuaTss-5XLbbK-mljnkDG66zDf6CztyqQv848j6wFVjoui1uwlAyXauEp7ZCYNDFx_n-QR6lGaHQMBrLrr2kVYT7h_Bt_2NKLo8Vqb\" alt=\"Puncak Gunung Patah\"\/><figcaption><em> Photo by @kpa_summitadventure_pbm via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masih belum banyak yang berhasil mendaki karena sulitnya akses ke Gunung Patah. Makanya banyak yang menyebut kawasan ini sebagai gunung perawan. Sejumlah pendakian kerap dilakukan untuk sekadar berburu. Sejumlah penduduk setempat juga seringkali ke kawasan ini untuk mencari kayu. Tapi bukan berarti tidak ada yang sukses mencapai puncak. Pendakian hingga ke puncak tertinggi sempat dilakukan pada Maret 2017 lalu. Berbagai komunitas pencinta alam dan pendaki gunung juga mulai menaklukkan kawasan misterius ini.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">2. Butuh Sepekan untuk Pendakian<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi kamu yang senang menantang adrenalin, Gunung Patah adalah medan pertarungan yang sangat cocok untuk dirimu. Hal ini dikarenakan, gunung ini perlu perjuangan ekstra untuk ditaklukkan. Terdapat tiga puncak utama pada Gunung Patah. Puncak tersebut adalah Puncak Danau setinggi 2.550 mdpl, Puncak Kawah pada ketinggian 2.650 mdpl dan Puncak Gunung Patah pada ketinggian 2.817 mdpl.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menuju ke lokasi terdekat Gunung Patah, kamu harus menempuh perjalanan darat selama enam hingga tujuh jam perjalanan dari pusat Kota Bengkulu. Titik terdekat tersebut berlokasi di Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perjalanan akan berawal dari Desa Manau Sembilan dengan menyusuri sungai Padang Guci dan Sungai Cawang yang berada pada ketinggian 2.550 mdpl. Kemudian, kamu pun harus menyusuri lembah-lembah danau menuju arah timur laut. Di ketinggian 2.600 mdpl, kamu pun akan menjumpai anak sungai yang mulai menguarkan bau belerang. Totalnya, pendaki membutuhkan waktu selama sepekan untuk tiba di puncak tertingginya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">3. Kaya dengan Flora dan Fauna Khas<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/fUrDl960TyzDWhxTZQ6wl4QVCyGOD7BBHtbpHwFcyTQZkQ6Wdu2uA3JfbUm_L9_P6SryySxJBC1YeETV7VpIXFSYw2ZzfUhE8_JHup-v8Pkya2AAx7ovdG4CiX5ftHQNcTiG-h5g\" alt=\"Flora fauna khas gunung patah\"\/><figcaption><em> Photo by @fjrp17 via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kawasan Gunung Patah juga dilimpahi dengan vegetasi tinggi dan satwa liar yang endemik. Saat menjelajah ke kawasan ini, kamu akan menemukan semak cantigi gunung atau pohon panjang umur di ketinggian 2.650 mdpl. Sebagian besar lokasinya berada di sisi barat jalur. Selain itu, tumbuhan kantung semar, anggrek hutan, dan edelweiss pun bisa disaksikan di Gunung Patah. Bahkan, tumbuhan khas Bengkulu yaitu bunga Raflessia Arnoldi juga tumbuh di sini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Vegetasi yang sangat rapat di kaki gunung menjadi habitat yang pas bagi pohon rotan manau. Tak hanya itu, terdapat dua sungai besar dalam trek pendakian, yaitu Sungai Padangguci dan Sungai Cawang Kidau. Sehingga, pecat dan tawon tidak jarang bisa ditemui saat mendaki.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunung ini memang tak hanya kaya akan flora. Satwa liar&nbsp; di Gunung Patah juga tak kalah beragam, lho. Sejumlah pendaki menyaksikan adanya beberapa spesies mamalia, seperti owa, siamang, rusa, beruang madu, dan macan tutul. Jadi, tetap waspada selama melakukan pendakian, ya.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">4. Pesona Kawah dan Danau<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/LXwdjUbPbNSPmlokUW3Gsoue8PS49cFAEnjKul-E0Ppkq3RAGha4Mt_dQODBwXXo0FHGMI_fD1ViM184Q6wK9QtJBuX34crmvI_yhGyVbZf-vYfwknV8jJv28sylxifulFwIoppN\" alt=\"kawah danau puncak gunung patah\"\/><figcaption><em> Photo by @kpbopkl via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Puncak Gunung Patah memiliki kawah dan danau yang memikat. Kalau ingin menikmati kawah kaldera, pendaki bisa menuju ke Puncak Kawah yang berada di sisi barat gunung. Sementara itu, sisi selatan ini gunung ini memiliki kawah yang memiliki air sehingga mirip seperti danau. Nama kawasan ini bahkan disebut dengan Danau Tumutan Tujuh. Kalau pendaki ingin menuju ke puncak tertinggi, maka harus memutari bibir kawah terlebih dahulu. Kawah tersebut seluas 2 hektar dan masih mengepulkan asap. Pengalaman ini pasti akan selalu dikenang, deh.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">5. Mitos Suku Manusia Pendek<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Seperti gunung pada umumnya di Sumatera dan di Indonesia, Gunung Patah juga memiliki cerita turun-temurun yang dipercaya sebagai mitos. Sejumlah masyarakat setempat pun masih memercayai mitos kalau Gunung Patah menjadi habitat bagi suku unik. Suku tersebut disebut \u201csindai\u201d atau gugu\u201d dengan karakteristik yaitu memiliki tubuh pendek. Kebenarannya pun masih menjadi misteri dan tanda tanya sampai sekarang.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">6. Hutan Lindung dengan Candi Terbesar di Dunia<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img width=\"1024\" height=\"587\" src=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/gunung-patah-1024x587.jpg\" alt=\"hutan lindung dan candi terbesar \" class=\"wp-image-4262\" srcset=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/gunung-patah-1024x587.jpg 1024w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/gunung-patah-300x172.jpg 300w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/gunung-patah-768x440.jpg 768w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/gunung-patah-900x515.jpg 900w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/gunung-patah.jpg 1080w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><figcaption><em> Photo by @savetiar_ragazzi via Instagram <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berada di kawasan Hutan Lindung Raje Mendare, gunung ini terbentang dalam area Provinsi Bengkulu dengan Provinsi Sumatera Selatan. Dulunya, kawasan ini masuk ke dalam daerah kekuasaan Kerajaan Sriwijaya. Sejumlah ahli sejarah pun menyebutkan kalau peninggalan kerajaan berupa candi terbesar di dunia berada di sini. Tapi belum ada yang benar-benar menemukan adanya jejak tersebut secara dengan bukti otentik. Mungkin kamu perlu ke sini dan buktikan sendiri, ya?<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tertarik untuk menaklukkan Gunung Patah? Pertama kamu harus <strong><a rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\"booking tiket pesawat untuk terbang (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/www.tripcetera.com\/#flight-search\" target=\"_blank\">booking tiket pesawat untuk terbang<\/a><\/strong> ke bengkulu di <strong><a rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\"tripcetera (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/www.tripcetera.com\" target=\"_blank\">tripcetera<\/a><\/strong>, kamu juga bisa <a href=\"https:\/\/www.tripcetera.com\/hotel\"><strong>memesan hotel murah<\/strong><\/a> untuk menginap sebelum melakukan pendakian yang panjang dan melelahkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selamat Menaklukkan Gunung Patah !<\/p>\n\n\n\n<script type=\"application\/ld+json\">{\n    \"@context\": \"https:\/\/schema.org\/\",\n    \"@type\": \"CreativeWorkSeries\",\n    \"name\": \"Gunung Patah - Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu\",\n    \"aggregateRating\": {\n        \"@type\": \"AggregateRating\",\n        \"ratingValue\": \"9.7\",\n        \"bestRating\": \"10\",\n        \"ratingCount\": \"38\"\n    }\n}<\/script>\n\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-center kksr-valign-bottom kksr-disabled\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;center&quot;,&quot;id&quot;:&quot;4261&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;1&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;148&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;4.8&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;4&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Rate this post&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;4.8\\\/5 - (148 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;24&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Gunung Patah - Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu&quot;,&quot;width&quot;:&quot;132.4&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 132.4px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 19.2px;\">\n            4.8\/5 - (148 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gunung Patah Barangkali tak banyak yang tahu kalau Bengkulu memiliki gunung yang masih diliputi dengan banyak misteri. Kebanyakan mungkin lebih kenal Gunung Berapi Bukit Kaba yang terletak di Desa Sumber Urip, Kecamatan Selupu Rejang, Kabupaten Rejang Lebong. Gunung yang kerap menjadi wahana pendakian bagi pencinta alam tersebut memiliki ketinggian sekitar 1.938 meter di atas permukaan<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4266,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"inline_featured_image":false,"_lmt_disableupdate":"","_lmt_disable":"","footnotes":""},"categories":[27],"tags":[228,229,79,19,73],"class_list":["post-4261","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-travel","tag-bengkulu","tag-gunung-patah","tag-indonesia","tag-travel","tag-wonderful-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\r\n<title>Gunung Patah - Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu<\/title>\r\n<meta name=\"description\" content=\"Gunung Patah adalah gunung tertinggi di Bengkulu, dengan tinggi 2.817 meter di atas permukaan laut dengan jalur pendakian sangat berat\" \/>\r\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\r\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\r\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\r\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gunung Patah - Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu\" \/>\r\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gunung Patah adalah gunung tertinggi di Bengkulu, dengan tinggi 2.817 meter di atas permukaan laut dengan jalur pendakian sangat berat\" \/>\r\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Tripcetera\" \/>\r\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-21T01:53:54+00:00\" \/>\r\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/ekspedisi-gunung-patah.jpg\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1080\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"850\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\r\n<meta name=\"author\" content=\"Tripcetera\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tripcetera\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\r\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tripcetera\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69\"},\"headline\":\"Gunung Patah &#8211; Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu\",\"datePublished\":\"2024-08-21T01:53:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/\"},\"wordCount\":782,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/ekspedisi-gunung-patah.jpg\",\"keywords\":[\"bengkulu\",\"gunung patah\",\"indonesia\",\"Travel\",\"wonderful indonesia\"],\"articleSection\":[\"Travel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/\",\"name\":\"Gunung Patah - Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/ekspedisi-gunung-patah.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-21T01:53:54+00:00\",\"description\":\"Gunung Patah adalah gunung tertinggi di Bengkulu, dengan tinggi 2.817 meter di atas permukaan laut dengan jalur pendakian sangat berat\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/ekspedisi-gunung-patah.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/07\\\/ekspedisi-gunung-patah.jpg\",\"width\":1080,\"height\":850,\"caption\":\"gunung patah\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/gunung-patah\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gunung Patah &#8211; Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Tripcetera\",\"description\":\"Blog Traveling dan Panduan Wisata Terbaik [year]\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Tripcetera\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/logo-tripcetera-e1553486932792.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/logo-tripcetera-e1553486932792.png\",\"width\":202,\"height\":49,\"caption\":\"Tripcetera\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69\",\"name\":\"Tripcetera\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tripcetera\"}}]}<\/script>\r\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gunung Patah - Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu","description":"Gunung Patah adalah gunung tertinggi di Bengkulu, dengan tinggi 2.817 meter di atas permukaan laut dengan jalur pendakian sangat berat","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gunung Patah - Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu","og_description":"Gunung Patah adalah gunung tertinggi di Bengkulu, dengan tinggi 2.817 meter di atas permukaan laut dengan jalur pendakian sangat berat","og_url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/","og_site_name":"Tripcetera","article_published_time":"2024-08-21T01:53:54+00:00","og_image":[{"width":1080,"height":850,"url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/ekspedisi-gunung-patah.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Tripcetera","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Tripcetera","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/"},"author":{"name":"Tripcetera","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/person\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69"},"headline":"Gunung Patah &#8211; Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu","datePublished":"2024-08-21T01:53:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/"},"wordCount":782,"publisher":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/ekspedisi-gunung-patah.jpg","keywords":["bengkulu","gunung patah","indonesia","Travel","wonderful indonesia"],"articleSection":["Travel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/","name":"Gunung Patah - Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/ekspedisi-gunung-patah.jpg","datePublished":"2024-08-21T01:53:54+00:00","description":"Gunung Patah adalah gunung tertinggi di Bengkulu, dengan tinggi 2.817 meter di atas permukaan laut dengan jalur pendakian sangat berat","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/#primaryimage","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/ekspedisi-gunung-patah.jpg","contentUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/07\/ekspedisi-gunung-patah.jpg","width":1080,"height":850,"caption":"gunung patah"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gunung-patah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gunung Patah &#8211; Pendakian Penuh Misteri ke Puncak Bengkulu"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#website","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/","name":"Tripcetera","description":"Blog Traveling dan Panduan Wisata Terbaik [year]","publisher":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#organization","name":"Tripcetera","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/logo-tripcetera-e1553486932792.png","contentUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/logo-tripcetera-e1553486932792.png","width":202,"height":49,"caption":"Tripcetera"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/person\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69","name":"Tripcetera","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tripcetera"}}]}},"modified_by":"Tripcetera","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4261","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4261"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4261\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":8537,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4261\/revisions\/8537"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4266"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4261"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4261"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4261"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}