{"id":4012,"date":"2024-08-21T08:54:27","date_gmt":"2024-08-21T01:54:27","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/?p=4012"},"modified":"2024-08-21T08:54:27","modified_gmt":"2024-08-21T01:54:27","slug":"tari-kecak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/","title":{"rendered":"Tari Kecak, Sejarah &#038; Asal Usul Tarian Adat Bali"},"content":{"rendered":"\n<h2 class=\"has-text-align-center wp-block-heading\">Tari Kecak Bali<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pernahkah kamu mendengar tentang Tari Kecak? Barangkali tarian ini sudah tidak terdengar asing lagi. Tari tradisional Pulau Dewata ini kerap dipentaskan oleh puluhan penari laki-laki yang mengelilingi perapian. Penari tersebut kemudian akan dilengkapi oleh penari lainnya yang menari di bagian tengah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kalau kamu berkunjung ke Bali, Tari Kecak merupakan atraksi wisata yang tak boleh dilewatkan. Kamu tidak akan pernah menemukan penampilan yang lebih magis dari tarian ini di tempat lain. Nah, kesakralan dan nilai seni tari ini memang selalu memantik rasa penasaran wisatawan lokal maupun internasional. Untuk tahu lebih detail, berikut adalah 8 fakta unik tentang Tari Kecak Bali lengkap dengan gambar.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"has-text-align-center wp-block-heading\">8 Fakta Unik Tari Kecak<\/h3>\n\n\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Tari Kecak<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Asal-usul munculnya tari kecak ini berawal pada tahun 1930 silam, Tarian legendaris ini ternyata diciptakan sejak tahun 1930 silam oleh seniman tari asal Bali, Wayan Limbak. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pria kelahiran 1897 tersebut menciptakan mahakarya tari dengan berkolaborasi bersama seniman lukis dan musik berkebangsaan Jerman, Walter Spies. Seniman internasional itulah yang kemudian mempopulerkan Tarian ini ke dunia mancanegara.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ide Wayan Limbak dalam melahirkan <strong>Tari Kecak terinspirasi dari gerakan Tari Sanghyang<\/strong>, Tari religius untuk menolak bala tersebut dimodifikasi menjadi Tari Kecak hingga dikenal seperti sekarang ini.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Latar Cerita Tarian Kecak<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/N-vYsX1qZ4pzQcB03DjVd3kgxsgKtFlkqoceO6Iuif1TG-rpu6lRX9koq6mgun9UUg9wXxwJ-jAlJcJnfPXgxQoXG9FUeEHWdgapXK1-letSS_yFz_QkiPdt-C8TDj9OjSgx94m_\" alt=\"ramayana\"\/><figcaption><em>Photo by Sarah Arista on Unsplash <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tarian kecak dari bali menceritakan sebuah legenda epos Ramayana. Epos India tersebut berkisah tentang raksasa Rahwana yang menculik Dewi Sinta. Rama beserta pasukannya kemudian berusaha untuk menyelamatkan sang permaisuri. Epos ini mengandung berbagai pesan, seperti keberanian, kesetiaan pada pasangan, dan strategi dalam menghadapi musuh.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Nilai Moral dalam Tari Kecak<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kisah Ramayana yang dilakonkan dalam tari tradisional ini dapat mengajarkan banyak hal. Di antaranya kesetiaan Dewi Sinta sebagai istri, sikap sabar Rama dalam menghadapi cobaan, rela berkorban Jathayu bagi yang membutuhkan pertolongan. Tak hanya itu, lakon ini juga menunjukkan sikap baik hati Hanoman serta imbauan agar tidak menanam sifat serakah seperti Rahwana.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Nilai Kesakralan Ritual dalam Setiap Gerakan<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/pCNvWsrFxF0KAKAOeW-cNR6udyBJcCOfp4PjHFsL_Y4oD9WjNc2q6GvYRVYJ0fujkHTeoSGNA_dSby3oDQ5cCHynQiuxKsqwl5Yw45q7RJRXF_TKCaxkVX4fHG1bFFXzIujrlJ07\" alt=\"ritual tari kecak\"\/><figcaption><em>Photo by Den on Unsplash <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tari Kecak bali atau disebut pula tari api merupakan pertunjukan hiburan massal. Tarian ini pun kerap dipersembahkan dalam merayakan upacara keagamaan atau hari raya tertentu. Dalam setiap gerakannya, para penari menampilkan kesakralan ritual. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di antaranya, gerakan tersebut berupa ritual pemanggilan dewa-dewi ataupun roh leluhur yang disucikan. Timbal baliknya, roh tersebut akan datang memberikan nasihat dan pesan melalui penari sebagai mediator. Gerakan yang tak kalah mengagumkan adalah saat para penari membakar dirinya dengan api yang berada di tengah-tengah api. Namun, menariknya, penari tersebut memiliki kekebalan sehingga tidak terbakar.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\"><p><strong>Baca Juga : <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/oleh-oleh-khas-bali\/\"><strong>11 Oleh-oleh Khas Bali yang Wajib Kamu Bawa Pulang<\/strong><\/a><\/p><\/blockquote>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Nilai Seni dalam Tari Kecak<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak bisa diragukan lagi kalau tari yang dibawakan oleh 70 penari laki-laki ini mengandung nilai seni yang begitu tinggi. Gerakan yang dilakonkan penarinya dalam mementaskan epos Ramayana tampak seirama dengan suara \u201ccak cak cak\u201d. Para wisatawan pastinya terkesima dengan penampilan tersebut, meskipun bukan beragama Hindu. Pokoknya rugi deh kalau ke Bali tapi tidak menyaksikan langsung pertunjukan memukau ini.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tanpa Alat Musik, Hanya Mengandalkan Suara Penari<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/NH0hnF4QJ-CL9-30dcq9Fz6PozSwOoS6uL_UxhnCtfr-H6r6W5f0c1_rIa8M1W_Dnf7ZNHXsq4FRwmdRzdP71XCXfLMW1WeHhpONJnc_UAV7nP2Hyh4RhxxQQgtN8jr_pCgV_AF1\" alt=\"Tari Kecak dari Bali\"\/><figcaption><em> Gambar oleh Steffen Zimmermann dari Pixabay <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berbeda dengan tari pada umumnya, Tari Kecak tampil begitu unik karena tidak diiringi oleh instrumen musik apapun. Satu-satunya sumber iringan utama adalah suara penari langsung yang meneriakkan \u201ccak cak cak\u201d berulang kali. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Suara penari yang membentuk formasi lingkaran tersebut menimbulkan kesan yang tak kalah memukau dengan bantuan iringan alat musik tertentu. Justru, suara \u201ccak cak cak\u201d semakin menambah nilai seni dan nilai magis yang terkandung dalam tarian tradisional ini.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Rekor MURI dengan Penari Kecak Terbanyak<\/h4>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pertunjukan Tari Kecak di Pantai Berawa pada 25 Februari 2018 lalu akhirnya berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI). Penampilan tersebut diperankan oleh penari sebanyak 5.555 siswa dan siswi di Kabupaten Badung, Bali. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bukan hanya soal angkanya, raihan rekor ini juga karena Tarian khas bali ini merupakan tarian unik yang hanya dimiliki oleh Indonesia. sebelumnya, rekor penari Tari Kecak bali terbanyak ialah pada 26 September 2006 lalu dengan 5.000 penari di Tanah Lot.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Tempat Menonton Tari Kecak di Bali<\/h4>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/e3M_U7Tvd8UApedW8-q3tVNTk3MuBj-XwpgjM1GMNSCXPZN4iyVIaz9s-JCcvsx7EEkKRGdjtogYU7idafGC-axkE0TgQrbdsbyV-SWzLZkg_XwPyz66jXzSdm7MWH6CfWf-vA8P\" alt=\"sejarah tariian\"\/><figcaption><em> Photo by Sarah Arista on Unsplash <\/em><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Terdapat beragam pilihan destinasi yang dapat menjadi tempat menonton Tari Kecak di Pulau Dewata. Sambil menunggu momen sunset, kamu bisa menyaksikan Tari Kecak di Pura Luhur Uluwatu. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alternatif lainnya adalah Tanah Lot yang terkenal dengan pura di atas pulau karangnya. Tak hanya itu, Taman Budaya <a rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/gwk-bali\/\" target=\"_blank\">Garuda Wisnu Kencana<\/a>, Pura Dalem Ubud, dan Batu Bulan juga menjadwalkan agenda pertunjukan tari kecak. Pertunjukan tari kecak di tempat tersebut memiliki waktunya masing-masing. Pura Luhur Uluwatu, misalnya, menampilkan tari kecak pada sekitar pukul 18.00-19.00 WITA.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gambar Tari Kecak Bali<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut ini adalah beberapa gambar pertunjukan tari kecak dari berbagai tempat di bali yang bisa anda nikmati<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-2 is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><a href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-1-1024x576.jpg\"><img width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-1-1024x576.jpg\" alt=\"\" data-id=\"7005\" data-link=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/tari-kecak-bali-1\/\" class=\"wp-image-7005\" srcset=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-1-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-1-768x432.jpg 768w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-1-1536x864.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><a href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-2.jpeg\"><img width=\"1024\" height=\"792\" src=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-2.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"7007\" data-link=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/tari-kecak-bali-2\/\" class=\"wp-image-7007\" srcset=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-2.jpeg 1024w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-2-300x232.jpeg 300w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-2-768x594.jpeg 768w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-2-260x200.jpeg 260w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-2-87x67.jpeg 87w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-2 is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><a href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-3.jpg\"><img width=\"674\" height=\"446\" src=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-3.jpg\" alt=\"\" data-id=\"7008\" data-full-url=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-3.jpg\" data-link=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/tari-kecak-bali-3\/\" class=\"wp-image-7008\" srcset=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-3.jpg 674w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-3-300x199.jpg 300w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-3-270x180.jpg 270w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-3-370x245.jpg 370w\" sizes=\"(max-width: 674px) 100vw, 674px\" \/><\/a><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><a href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-4.jpg\"><img width=\"1024\" height=\"627\" src=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-4-1024x627.jpg\" alt=\"\" data-id=\"7011\" data-full-url=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-4.jpg\" data-link=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/tari-kecak-bali-4\/\" class=\"wp-image-7011\" srcset=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-4-1024x627.jpg 1024w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-4-300x184.jpg 300w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-4-768x470.jpg 768w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-4-1536x940.jpg 1536w\" sizes=\"(max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery columns-2 is-cropped wp-block-gallery-3 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\"><ul class=\"blocks-gallery-grid\"><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><a href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-6.jpg\"><img width=\"800\" height=\"552\" src=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-6.jpg\" alt=\"\" data-id=\"7010\" data-full-url=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-6.jpg\" data-link=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/tari-kecak-bali-6\/\" class=\"wp-image-7010\" srcset=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-6.jpg 800w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-6-300x207.jpg 300w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-6-768x530.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/a><\/figure><\/li><li class=\"blocks-gallery-item\"><figure><a href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-5.jpeg\"><img width=\"700\" height=\"470\" src=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-5.jpeg\" alt=\"\" data-id=\"7009\" data-full-url=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-5.jpeg\" data-link=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/tari-kecak-bali-5\/\" class=\"wp-image-7009\" srcset=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-5.jpeg 700w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-5-300x201.jpeg 300w, https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/tari-kecak-bali-5-270x180.jpeg 270w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/a><\/figure><\/li><\/ul><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Itulah beberapa fakta menarik terkait Tari Kecak yang wajib kamu ketahui. Jadi makin penasaran, kan, untuk menyaksikan langsung pertunjukan tarian sakral ini. Pertama-tama, rancang perjalanan liburanmu ke Pulau Dewata dengan memesan<a aria-label=\" (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.tripcetera.com\/#flight-search\" target=\"_blank\"> <strong>tiket pesawat murah <\/strong><\/a> kemudian siapkan budget untuk memesan <strong><a aria-label=\"hotel murah di bali (opens in a new tab)\" rel=\"noreferrer noopener\" href=\"https:\/\/www.tripcetera.com\/id\/hotel\/bali\" target=\"_blank\">hotel murah di bali<\/a><\/strong>. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memudahkan liburanmu selama berada di Bali, sebaiknya pesan<strong> <a rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\" (opens in a new tab)\" href=\"https:\/\/www.tripcetera.com\/id\/car\/bali\" target=\"_blank\">Rental Mobil Murah di Bali<\/a> <\/strong>dengan pencarian di tripcetera juga, ya!<\/p>\n\n\n\n<div class=\"wp-block-button aligncenter\"><a class=\"wp-block-button__link has-luminous-vivid-orange-background-color has-background\" href=\"https:\/\/www.tripcetera.com\/id\/hotel\/bali\" style=\"border-radius:26px\" target=\"blank\" rel=\"noopener noreferrer\">pesan Hotel murah di bali harga promo (hanya 200 ribuan)<\/a><\/div>\n\n\n\n\n<div class=\"kk-star-ratings kksr-auto kksr-align-center kksr-valign-bottom kksr-disabled\"\n    data-payload='{&quot;align&quot;:&quot;center&quot;,&quot;id&quot;:&quot;4012&quot;,&quot;readonly&quot;:&quot;1&quot;,&quot;slug&quot;:&quot;default&quot;,&quot;valign&quot;:&quot;bottom&quot;,&quot;ignore&quot;:&quot;&quot;,&quot;reference&quot;:&quot;auto&quot;,&quot;class&quot;:&quot;&quot;,&quot;count&quot;:&quot;188&quot;,&quot;legendonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;score&quot;:&quot;4.9&quot;,&quot;starsonly&quot;:&quot;&quot;,&quot;best&quot;:&quot;5&quot;,&quot;gap&quot;:&quot;4&quot;,&quot;greet&quot;:&quot;Rate this post&quot;,&quot;legend&quot;:&quot;4.9\\\/5 - (188 votes)&quot;,&quot;size&quot;:&quot;24&quot;,&quot;title&quot;:&quot;Tari Kecak, Sejarah \\u0026amp; Asal Usul Tarian Adat Bali&quot;,&quot;width&quot;:&quot;135.2&quot;,&quot;_legend&quot;:&quot;{score}\\\/{best} - ({count} {votes})&quot;,&quot;font_factor&quot;:&quot;1.25&quot;}'>\n            \n<div class=\"kksr-stars\">\n    \n<div class=\"kksr-stars-inactive\">\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"1\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"2\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"3\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"4\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" data-star=\"5\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n    \n<div class=\"kksr-stars-active\" style=\"width: 135.2px;\">\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n            <div class=\"kksr-star\" style=\"padding-right: 4px\">\n            \n\n<div class=\"kksr-icon\" style=\"width: 24px; height: 24px;\"><\/div>\n        <\/div>\n    <\/div>\n<\/div>\n                \n\n<div class=\"kksr-legend\" style=\"font-size: 19.2px;\">\n            4.9\/5 - (188 votes)    <\/div>\n    <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tari Kecak Bali Pernahkah kamu mendengar tentang Tari Kecak? Barangkali tarian ini sudah tidak terdengar asing lagi. Tari tradisional Pulau Dewata ini kerap dipentaskan oleh puluhan penari laki-laki yang mengelilingi perapian. Penari tersebut kemudian akan dilengkapi oleh penari lainnya yang menari di bagian tengah. Kalau kamu berkunjung ke Bali, Tari Kecak merupakan atraksi wisata yang<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4013,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"inline_featured_image":false,"_lmt_disableupdate":"no","_lmt_disable":"no","footnotes":""},"categories":[27],"tags":[30,140,79,67,138,139,73],"class_list":["post-4012","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","category-travel","tag-bali","tag-bali-travel","tag-indonesia","tag-kecak","tag-tari-kecak","tag-visit-bali","tag-wonderful-indonesia"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.2 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\r\n<title>Tari Kecak: Sejarah, Asal Usul dan Gambar Pertunjukan Terbaru<\/title>\r\n<meta name=\"description\" content=\"Tari Kecak adalah tarian khas bali yang tak boleh dilewatkan. berikut fakta, asal usul dan sejarah tari kecak lengkap dengan gambarnya.\" \/>\r\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\r\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\r\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\r\n<meta property=\"og:title\" content=\"Tari Kecak: Sejarah, Asal Usul dan Gambar Pertunjukan Terbaru\" \/>\r\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tari Kecak adalah tarian khas bali yang tak boleh dilewatkan. berikut fakta, asal usul dan sejarah tari kecak lengkap dengan gambarnya.\" \/>\r\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/\" \/>\r\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Tripcetera\" \/>\r\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-08-21T01:54:27+00:00\" \/>\r\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/tari-kecak.jpg\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1067\" \/>\r\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\r\n<meta name=\"author\" content=\"Tripcetera\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\r\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Tripcetera\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\r\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Tripcetera\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69\"},\"headline\":\"Tari Kecak, Sejarah &#038; Asal Usul Tarian Adat Bali\",\"datePublished\":\"2024-08-21T01:54:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/\"},\"wordCount\":820,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/05\\\/tari-kecak.jpg\",\"keywords\":[\"bali\",\"bali travel\",\"indonesia\",\"kecak\",\"tari kecak\",\"visit bali\",\"wonderful indonesia\"],\"articleSection\":[\"Travel\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/\",\"name\":\"Tari Kecak: Sejarah, Asal Usul dan Gambar Pertunjukan Terbaru\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/05\\\/tari-kecak.jpg\",\"datePublished\":\"2024-08-21T01:54:27+00:00\",\"description\":\"Tari Kecak adalah tarian khas bali yang tak boleh dilewatkan. berikut fakta, asal usul dan sejarah tari kecak lengkap dengan gambarnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/05\\\/tari-kecak.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/05\\\/tari-kecak.jpg\",\"width\":1600,\"height\":1067,\"caption\":\"tari kecak bali\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/tari-kecak\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Tari Kecak, Sejarah &#038; Asal Usul Tarian Adat Bali\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/\",\"name\":\"Tripcetera\",\"description\":\"Blog Traveling dan Panduan Wisata Terbaik [year]\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#organization\",\"name\":\"Tripcetera\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/logo-tripcetera-e1553486932792.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/03\\\/logo-tripcetera-e1553486932792.png\",\"width\":202,\"height\":49,\"caption\":\"Tripcetera\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/blog.tripcetera.com\\\/id\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69\",\"name\":\"Tripcetera\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Tripcetera\"}}]}<\/script>\r\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Tari Kecak: Sejarah, Asal Usul dan Gambar Pertunjukan Terbaru","description":"Tari Kecak adalah tarian khas bali yang tak boleh dilewatkan. berikut fakta, asal usul dan sejarah tari kecak lengkap dengan gambarnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Tari Kecak: Sejarah, Asal Usul dan Gambar Pertunjukan Terbaru","og_description":"Tari Kecak adalah tarian khas bali yang tak boleh dilewatkan. berikut fakta, asal usul dan sejarah tari kecak lengkap dengan gambarnya.","og_url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/","og_site_name":"Tripcetera","article_published_time":"2024-08-21T01:54:27+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1067,"url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/tari-kecak.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Tripcetera","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Tripcetera","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/"},"author":{"name":"Tripcetera","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/person\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69"},"headline":"Tari Kecak, Sejarah &#038; Asal Usul Tarian Adat Bali","datePublished":"2024-08-21T01:54:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/"},"wordCount":820,"publisher":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/tari-kecak.jpg","keywords":["bali","bali travel","indonesia","kecak","tari kecak","visit bali","wonderful indonesia"],"articleSection":["Travel"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/","name":"Tari Kecak: Sejarah, Asal Usul dan Gambar Pertunjukan Terbaru","isPartOf":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/tari-kecak.jpg","datePublished":"2024-08-21T01:54:27+00:00","description":"Tari Kecak adalah tarian khas bali yang tak boleh dilewatkan. berikut fakta, asal usul dan sejarah tari kecak lengkap dengan gambarnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/#primaryimage","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/tari-kecak.jpg","contentUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/05\/tari-kecak.jpg","width":1600,"height":1067,"caption":"tari kecak bali"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/tari-kecak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Tari Kecak, Sejarah &#038; Asal Usul Tarian Adat Bali"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#website","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/","name":"Tripcetera","description":"Blog Traveling dan Panduan Wisata Terbaik [year]","publisher":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#organization","name":"Tripcetera","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/logo-tripcetera-e1553486932792.png","contentUrl":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-content\/uploads\/2019\/03\/logo-tripcetera-e1553486932792.png","width":202,"height":49,"caption":"Tripcetera"},"image":{"@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/#\/schema\/person\/b170cf0a2cc8210d652c949ccb9a7b69","name":"Tripcetera","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/e0b2e8ac5b8b7df80ec15fb69860409522635ce051d6f96064f1be816d165348?s=96&d=mm&r=g","caption":"Tripcetera"}}]}},"modified_by":"Tripcetera","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4012","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4012"}],"version-history":[{"count":13,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4012\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":7669,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4012\/revisions\/7669"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4013"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4012"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4012"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/blog.tripcetera.com\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4012"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}